what if ? (part 1)

Bagaimana bila, kamu berkesempatan bertemu orang yang paling ingin kamu temui di dunia ini? Seseorang yang tinggal begitu jauh darimu dan hampir tidak mungkin kamu temui kecuali mereka datang ke negaramu atau kamu punya cukup banyak uang untuk mengunjungi negara mereka.. Gampangnya, bagaimana bila kamu akhirnya bisa bertemu tim sepakbola tercinta, musisi kesayangan atau pemain film kesukaan?

Kalau saya…

Saya mau melakukan semua rencana yang sudah saya susun sejak saya menyukai idola saya ini. Iyaa, rencana nomer 1, nomer 2, nomer 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 mmmm terussssss sampai 100… Saya mau melakukan semua nanti, tahun ini, saat akhirnya saya bertemu MEREKA

Image

 

I CAN’T WAIT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! :”)

 

Yogyakarta.

Image

 

Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama suasana Jogja

Di persimpangan, langkahku terhenti
Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri, di tengah deru kotamu

(Kla Project- Yogyakarta)

 

Yogyakarta, kota kedua yang begitu saya cintai. Kurang lebih lima bulan saya tinggalkan. Saya rindu, sungguh. Rindu segala keramahan kota ini, rindu gudeg di pinggiran jalan Sagan, rindu makan angkringan dengan lauk sate telur puyuh dan gorengan tempe rindu suasana jalan Malioboro yang tak pernah sepi pengunjung, rindu bis jalur 9, rindu minggu pagi di lembah UGM, rindu mbah-mbah penjaja gorengan dekat kosan Bugisan, rindu Gerobak Susu. Rindu setiap detail yang ada di Yogyakarta. Bahkan teramat sangat rindu rasanya menikmati suara musisi jalanan yang bernyanyi dengan merdunya di setiap bis yang saya naiki..

 

😦

 

Izinkanlah aku untuk selalu pulang lagi…

 

morningmadness/love.

for G 🙂

 

Dear you,

I made it at 02.51

Two hours ago..

When I was thinking about you, madly..

And guess what, I’m still thinking about you now, 04.51..

you said you really love cheese so I put lot of cheese on love..

You may call this, Childish..

But I wish, you’ll say I’m romantic 🙂

P.S: I love you 🙂

One Sweet Day

best friends, best day, best city!

Another midnight post. sudah pukul 03.09 dini hari di kota Ambon nan manis, mami sudah terlelap begitu juga anggota keluarga yang lain, eh nggak ding, barusan pas saya ke dapur, papi sama adek masih di depan televisi dan serius ngebahas soal liga champion. Ehm, by the way, saya ini mau cerita soal pengalaman seru saya dan teman-teman di dua minggu terakhir ini. Pengalaman seru jalan-jalan ke lokasi wisata yang ada di kota Ambon yang salah satu diantaranya bahkan sudah sekitar 18 tahun tidak saya kunjungi dan salah satu diantaranya, meski tiap hari dilewati, belum pernah sekalipun disinggahi 😀

WORLD PEACE GONG Continue reading

Pada Tulisan yang Begitu Singkat :)

Assalamu’alaikum

Saya Fira Amier, 22 Tahun, belum menikah, insomnia hingga pukul 05.09 waktu Indonesia Bagian Timur dan sedang frustasi karena satu dan lain hal.. 😀

Sebenarnya ingin mengisi blog ini hanya dengan tulisan “Kangen ngeblog dan ketemu teman-teman blogger” tapi biar gak dibilang blogger malas jadi saya cerita saja tentang puisi (hasil nyasar ke blognya mas benzbara )

Gak banyak tahu tentang puisi itu saya, itu mungkin bisa dipakai sebagai alasan mengapa nilai Bahasa Indonesia saya lebih rendah dibanding  Bahasa Inggris dan Bahasa Jerman (ampun maluuuuu….) di ijasah SMA saya. Padahal nih ya waktu kecil sering disuruh baca puisi entah di depan kelas atau di depan orang banyak pas lomba, tapi semakin gede semakin saya susah mencintai hal yang satu itu. Meski dicekoki dengan segala puisi dari jaman Pujangga lama sama guru Sastra Indonesia pas di kelas tiga bahasa pun saya tetap sulit merangkai kata-kata menjadi sebuah puisi..

Gimana caranya bikin puisi?? Yang bagus kayak dibawah ini misalnya:

Pada Paragraf yang Begitu Singkat Continue reading

si Orang Asing~

Saya mengenal si orang asing ini sejak sekolah dasar. Dulu saya kira dia keturunan Arab, hidungnya bangir, wajahnya seperti anak-anak Arab di sekitar saya. Kami berdua beda sekolah, tapi entah kenapa saya sering ngeliat dia, hehe jodoh kah? aihhh… Sejak kecil bahkan sebelum saya benar-benar tahu ganteng itu seperti apa, saya dan teman-teman yang bertemu dia, tahu kalau dia ganteng, hahaha silly tough of bunch of little girls at that moment. Pas SMP, ternyata kami melanjutkan ke sekolah yang sama, hanya saja selama tiga tahun berada di sekolah yang sama, kami belum pernah sekelas, baru pada saat masuk SMA (yang lagi-lagi barengan) kami sempat sekelas waktu kelas dua. Dia selalu dekat dengan teman-teman di sekitar saya, bercanda selayakanya anak-anak sekolaha bersama mereka, seru-seruan. Tapi dengan saya? Kami lebih sering hanya saling tersenyum, tidak ada kalimat-kalimat panjang atau sekedar sapaan ‘Hey, mau kemana?” atau “hey, apa kabar?”, haha.. Saya sempat berpikir, “Sombong banget orang ini atau mungkin ada yang salah dengan diri saya sehingga dia tidak berteman dengan saya saat itu, padahal diantara kami rasanya ada semacam sesuatu yang menghubungkan. Rasanya jika diingat-ingat, ada banyak hal yang menghubungkan kami ditengah situasi ‘awkward’ yang selalu tercipta tapi nggak tahu apa itu. Continue reading

Best Octo!

Sebelum bulan oktober selesai, pengen cerita segala hal baik yang terjadi di bulan ini.. Hehehe, Bulan ini spesial karena tanggal 5 yang dirayakan oleh Angkatan Bersenjata negara kita sebagai hari ulang tahun, juga hari bahagia saya. Ah bertambah usia berarti semakin tua, sekarang saya sudah 22 tahun huhuhu tua kan yah? tapi nggak papa deh, tambah usia juga berarti tambah dewasa dan matang dalam menyikapi segala hal yang terjadi dalam hidup. Alhamdulillah, ulang tahun kali ini saya ngerasain banget perbedaan sikap dan cara pandang saya terhadap hidup, jadi lebih bijak dan jadi lebih dewasa (boong :P), emang sih kadang masih suka marah-marah kayak anak kecil tapi sudah diminimalisir loh :D. Sedihnya saya nggak sempat merayakan ulang tahun di rumah di Ambon karena sebelum oktober saya sudah kembali ke Yogyakarta.

Continue reading