Eid!

Lebaran kali ini istimewa!

Istimewa karena bapak dan ibu masih sehat wal’afiat mendampingi sibuknya merapikan rumah dan menyiapkan ketupat.

Istimewa karena para ponakan tumbuh semakin cerdas dan juga sehat wal’afiat.

Istimewa karena Allah selalu memperlihatkan kebesaran-Nya membantu hamba-Nya keluar dari ujian.

Juga istimewa karena mudik kali ini ditempuh lewat rute yang melelahkan tapi luar biasa disyukuri, mudik dari negeri jauh tempat mimpi yang jadi nyata dijalani~

Ya, Alhamdulillah lebaran kali ini, saya sudah bertemu empat musim di negara orang, menuntut ilmu tanpa merepotkan bapak dan ibu…

Menjalani mimpi yang jadi nyata.

Minal Aidin teman-teman, Semoga Lebaran tahun depan kita meraih lebih banyak lagi hal baik yang sudah direncanakan Allah SWT untuk kita :”)

EID MUBARAK from here~

 

p.s : Saya pajang dulu foto-foto seru pas lebaran yahhh hehehehe

IMG_8717IMG_8741

 

 

 

Advertisements

STIKOM AMBON gandeng BLOGGER MALUKU

SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER AMBON

SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER AMBON

Assalamu’alaikum Wr. Wb..

Salam hangat dari Pare, Kediri *Bahasa Mandarin semakin menyenangkan dipelajari 😀 *

Sabtu, 20 April 2013 lalu alhamdulillah saya mendapat kabar dari salah satu ‘Partner in Crime‘ saya bahwa kegiatan One Day Workshop dan Blog Competition kerjasama SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER AMBON dan BLOGGER MALUKU (Blogger Arumbai) telah sukses diselenggarakan di Pelataran Toko Buku GRAMEDIA Ambon lantai 4 Ambon Plaza. Selamat saya kirimkan dari Kediri dan cukup menyesal tidak bisa hadir di acara kemarin. Continue reading

One Sweet Day

best friends, best day, best city!

Another midnight post. sudah pukul 03.09 dini hari di kota Ambon nan manis, mami sudah terlelap begitu juga anggota keluarga yang lain, eh nggak ding, barusan pas saya ke dapur, papi sama adek masih di depan televisi dan serius ngebahas soal liga champion. Ehm, by the way, saya ini mau cerita soal pengalaman seru saya dan teman-teman di dua minggu terakhir ini. Pengalaman seru jalan-jalan ke lokasi wisata yang ada di kota Ambon yang salah satu diantaranya bahkan sudah sekitar 18 tahun tidak saya kunjungi dan salah satu diantaranya, meski tiap hari dilewati, belum pernah sekalipun disinggahi 😀

WORLD PEACE GONG Continue reading

Best Octo!

Sebelum bulan oktober selesai, pengen cerita segala hal baik yang terjadi di bulan ini.. Hehehe, Bulan ini spesial karena tanggal 5 yang dirayakan oleh Angkatan Bersenjata negara kita sebagai hari ulang tahun, juga hari bahagia saya. Ah bertambah usia berarti semakin tua, sekarang saya sudah 22 tahun huhuhu tua kan yah? tapi nggak papa deh, tambah usia juga berarti tambah dewasa dan matang dalam menyikapi segala hal yang terjadi dalam hidup. Alhamdulillah, ulang tahun kali ini saya ngerasain banget perbedaan sikap dan cara pandang saya terhadap hidup, jadi lebih bijak dan jadi lebih dewasa (boong :P), emang sih kadang masih suka marah-marah kayak anak kecil tapi sudah diminimalisir loh :D. Sedihnya saya nggak sempat merayakan ulang tahun di rumah di Ambon karena sebelum oktober saya sudah kembali ke Yogyakarta.

Continue reading

FAM~

Assalamu’alaikum
Sekilas info tentang sayaa.. huhuhu.. Kemaren pagi jatoh di kamar mandi, awalnya cuma berasa sakit dikit, tapi pas malam ternyata banyak yang memar, paling susah kalo sholat, Berasa sakit banget pas duduk Tahiyat.. huhuhu.

BTW.. Ini Postingan bukan Tentang si GAMALIEL yang punya foto dibawah ini Yahhh.. Dibaca sampe habiss biar gak salah paham.. wkekekekeke 🙂

GAMALIEL TAPIHERU

Btw, masih belasan hari lagi sebelum mudik ke Ambon. Beberapa saat yang lalu berkunjung ke blognya Nadia dan nemu postingan ini plus dengan BANGGAnya nyebut si GAMAL CAKEP keturunan AMBON dilihat dari nama belakangnya, Tapiheru (MAAF! menyebut dia lagii.. saya sedang jatuhhh cintaaa) . Jadi tergelitik pengen cerita soal pengalaman diri sendiri berkaitan dengan yang nama keluarga atau marga atau kalau disebut orang Ambon, FAM..

Pada umumnya, orang Maluku memiliki Fam termasuk tentunya saya. Fam menjadi ciri khas seseorang dimana dari situ biasanya kita akan menebak orang tersebut berasal dari wilayah Maluku yang mana karena Fam juga identik dengan suatu daerah. Misalnya, orang dari Kabupaten Seram Bagian Timur rata-rata memiliki nama Keluarga seperti Rumalutur, Kilwouw, Kilkoda.. Sedangkan nama keluarga seperti WALIULU, SILLOUW biasanya berasal dari salah satu desa di wilayah Seram Bagian Barat, Maluku. Fam juga menjadi semacam identitasnya orang Maluku diluar daerah. Khusus untuk anak mahasiswa seperti saya, kalau punya Fam, sesama anak Ambon akan lebih mudah mengenali.  (Menurut saya lohhhh yaaa)

Marga Ambon merujuk kepada nama keluarga atau marga yang dipakai di belakang nama depan masyarakat Ambon/Maluku. Nama-nama marga di sini belum mencakup seluruh nama-nama marga Maluku Utara maupun Maluku Tenggara. Di Indonesia Timur nama marga biasa juga disebut fam, yang menunjukkan pengaruh dari bahasa Belanda. Continue reading

SEDIH… :(

Assalamu’alaikum..

Yogyakarta lagi cerahh dan panasss di siang hari dan tiba-tiba hujan saat gw ngetik postingan ini.. Tetap nyaman seperti biasa tapi hati gw lagi ada di tempat lain.. *lebay*

Gw pengen pulang ke Ambon. Kangen sama ponakan, kangen mami sama papi, kangen babang dan caca (Sebutan untuk Mas dan mbak di Ambon), Kangen maen sama sahabat-sahabat, Kangen ikan laut, kangen pantai, kangen semua di Ambon Manise.. :”(

Tapi gw sedih sama kabar mengejutkan yang gw terima kemaren siang. Salah satu kerabat gw, Ewin, sedang terbujur lemah akibat luka tembak di bagian kepala. Kenapa bisa???

Ada yang nonton berita gak? denger soal kasus ini gak?

Bentrok Batu Merah, 1 Tewas, 3 Luka, 7 Rumah Terbakar

Pertikaian antar dua kelompok pemuda di Desa Batu Merah Dalam dan Batu Merah Kampung, Kecamatan Sirimau Kota Ambon kembali lagi terjadi, Jumat (9/7), sekitar pukul 11.45 Wit, malam. Akibat peristiwa ini mengakibatkan empat orang warga mengalami korban, satu diantaranya tewas setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit. Sedangkan tiga lainnya mengalami luka cukup serius akibat hantaman benda keras.

Lima unit rumah milik warga setempat juga hangus dibakar oleh salah satu kelompok pemuda yang bertikai.

Menurut laporan Reporter MALUKUnew, Morets Tamaela dan Eka, dari lokasi kejadian menyebutkan, aksi ini bermula dari pertengkaran mulut antar kelompok anak-anak dari Kawasan Batu Merah Kampung dan Kawasan Batu Merah Dalam, yang berlanjut dengan adu jotos. Kondisi ini memancing perhatian anak-anak muda yang tinggal di sepanjang kawasan Jalan Jenderal Surirman. (Sumber: www.balagu.com ) Continue reading