…….

Sayang,
haruskah kita benar-benar menyerah kali ini?
Terlalu banyak yang menentang kita.
Kita ingin bahagia berdua, tapi mereka tak suka melihat itu.
Kita pikir kita kuat menghadapi mereka, tapi kenyataannya kita kalah.
sebenarnya aku sangup menghadapi mereka, itu bila kamu setuju.
aku mau mengahadapi bersama.
Tapi yang kurasa, kamu nggak lagi sanggup menentang mereka.
Dan kita..
Kita terdiam dalam bisu.
Dalam rasa yang mereka tak suka.
Sayang,
aku ingin percaya bahwa setelah hujan selalau ada pelangi.
Tapi hujan ini terlalu lama, sampai ku merasa, sudah tak mungkin lagi melihat pelangi.
apa yang harus kita lakukan??
rasa ini masih untukmu.
meski logika menuntutku berkata tidak.

11 thoughts on “…….

  1. jika mengikuti kata logika maka kita akan berkata “Untuk apa aku mencintainya? tak ada untungnya bagiku”
    tapi cinta tidak begitu karena cinta hanya menginginkan kebahagiaan bagi setiap pasangan>🙂
    ___________________
    (ngomong apaan yah sayah, hehe)
    lapor, link udah di pasang di blog sayah, mohon link baliknya😀

  2. bila tak bisa melihat pelangi
    coba ciptakan sendiri
    caranya mudah,
    asal ada sinar matahari pagi.
    pertama, taruhlah air yang banyak dalam mulutmu,
    lalu semburkan dari mulut di bawah sinar matahari,
    maka akan muncul secara samar warna warna pelangi.
    keren😎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s